Apa yang membuat seorang pria jatuh cinta?

1. Melakukan Kegiatan Bersama

Membangun hubungan

Memahami pria

Bagi wanita, hal alami untuk mengajak teman wanita mereka berbelanja bersama, ber-spa ria, olahraga bersama, dan hal lainnya yang dapat Anda sebutkan satu per satu. Namun ikatan berdasarkan aktivitas tidak boleh hanya ditujukan kepada wanita saja. Pria suka mengoceh saat ia mengejar seorang wanita, dan sementara ia tidak suka melakukan manicurepedicure (sama halnya dengan Anda yang tidak suka menonton basket seharian), ada banyak pilihan aktivitas lain yang dapat Anda lakukan.

Menjadi teman gym tidaklah dianjurkan (karena pada akhirnya Anda terpaksa harus melakukannya dengan lebih sering). Atau jika Anda biasanya makan keluar pada Sabtu malam, cobalah menggali buku resep dan mencoba resep-resep aneh yang menantang. Apakah hasilnya akan menjadi hebat atau justru aneh sehingga Anda pun pada akhirnya harus memesan makanan dari luar. Namun dengan bekerja bersama pasangan Anda membangun semangat tim, Anda akan meningkatkan kesamaan yang ada di antara kalian dan mengalami ikatan yang lebih dalam.

2. Hiburlah Dia
Para wanita biasanya bersusah payah untuk membuat teman mereka merasa hebat dengan diri mereka sendiri, menghujani teman mereka dengan ego penguat seperti, “Kamu tampak luar biasa. Warna ini memang cocok sekali untuk kamu” atau “Tentu saja kamu sebaiknya membalas email pria itu – dia akan sangat beruntung jika mendapatkanmu!”. Dan sementara kita memikirkan dunia pria yang kita kencani dan bahkan membual tentang dirinya kepada teman-teman maupun anggota keluarga kita, mengatakan hal-hal manis seperti itu seringkali justru kita abaikan.

Mungkin hal ini disebabkan kita menganggap pria memiliki ego yang sukar ditembus – namun yang sebenarnya adalah, mereka bisa sama rentannya dengan teman-teman wanita Anda dan mereka akan menghargai pujian yang Anda lontarkan kepada mereka baik saat ini maupun di waktu yang akan datang. Jadi, jika ia baru saja dipromosikan di tempat kerjanya, buatlah makan malam spesial dan katakan padanya kenapa ia pantas mendapatkan perlakuan istimewa ini. Atau cobalah dengan pujian spontan seperti, “Kamu terlihat sangat tampan dengan kemeja itu – indahnya warna matamu jadi terlihat dengan sangat jelas.” Jangan kaget jika tiba-tiba ia akan semakin sering berada di sekitar Anda.

3. Biarkan Ia Menjadi Dirinya Sendiri
Kebanyakan wanita kesulitan untuk mencintai pria dengan apa adanya. Kita ingin mengubah gaya rambut mereka, pakaian mereka, pekerjaan mereka, dan terkadang teman mereka pun harus seperti yang kita inginkan. Dengan teman-teman kita sendiri, seringkali kita lebih bisa untuk menerima perbedaan; Kita bisa bangga saat kita gagap tekhnologi atau menjadi budak fashion yang justru menjadi bagian dari rasa percaya diri kita sebagai wanita. Daripada merajuk akan kurangnya kehadiran dirinya disekitar Anda, sebaiknya Anda fokus pada percakapan lucu yang Anda miliki. Memang benar kebanyakan pria melakukan hal-hal yang akan membuat wanita illfeel tapi itulah mereka apa adanya. Jadi kenapa Anda tidak terlibat di dalamnya dan menikmati hal itu?

4. Katakan Padanya Apa Yang Anda Pikirkan
Kita tidak mengharapkan teman terbaik kita selalu tahu apa yang kita pikirkan. bahkan, kita benar-benar menikmati saat bertukar pikiran, harapan dan ketakutan – sangat menyenangkan! Lalu kenapa kita begitu kecewa ketika pacar kita tidak menunjukkan ketertarikannya untuk mengetahui isi pikiran kita? Kita semua telah melakukan kesalahan ketika kita menyembunyikan ide romantis seperti, “Kalau saja ia memahami saya, ia akan tahu persis kemana harus membawa saya untuk makan malam romantis di hari Valentine” atau “Jika ia benar-benar memperhatikan, dia akan tahu kalau saya benar-benar panik dengan virus di komputer ini dan membutuhkan bantuannya sekarang”. Tapi percayalah, Anda akan menyelamatkan diri Anda sendiri dari kekecewaan dengan mengatakan apa yang sebenarnya sedang Anda pikirkan. lagipula, dua kepala jauh lebih baik daripada satu. Jadi hanya karena Anda memutuskan ‘dia’-lah orangnya, jangan pergi ke orangtua Anda dan menambah prasangka dalam hubungan komunikasi Anda.

5. Berikan Ruang Padanya
Terkadang teman wanita kita akan disibukkan di tempat kerjanya dan tidak membalas email maupun telepon kita. Apakah kita marah karena hal itu? Tidak ada yang serius. Tapi untuk beberapa alasan, aturan itu berubah ketika ditujukan pada pria: mereka harus selalu menjawab panggilan telepon kita, dan menjadi ofensif ketika ia menginginkan jalan bersama teman-temannya.

Tapi ingatlah, mencapai keseimbangan antara waktu ‘saya’ dan ‘kita’ akan membuat Anda berdua menghabiskan waktu bersama dengan lebih baik. Anda tidak dapat melarang teman Anda untuk melakukan suatu hal dengan orang lain, jadi kenapa Anda tidak dapat memberlakukan hal yang sama kepada pacar Anda? Sementara Anda bebas menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman wanita Anda untuk menjelajahi ‘dunia wanita’, dan iapun melakukan hal yang sama sehingga Anda berdua justru merasa senang dan ketika tiba waktunya untuk kembali menghabiskan waktu bersama, akan terasa lebih bahagia.

Diambil dari:

http://www.jawaban.com

WEDNESDAY, 12 JANUARY 2011