Dalam berkencan, hanya sedikit orang yang pada akhirnya menjadi diri mereka sendiri. Mereka tidak lagi mengumbar senyuman palsu, atau tertawa dan terkikik dengan suara yang agak terlalu keras, memainkan rambut dengan sedikit berlebihan atau melakukan apa saja untuk menutupi kekurangan mereka – apakah itu komedo maupun kondisi mereka yang belum memiliki pekerjaan. Suatu hal yang sungguh membuang-buang waktu! Jujur saja, Anda mengencani seseorang untuk mencari seseorang yang bisa ‘nyambung’ dengan Anda. Lalu, jika Anda tidak bersedia menjadi diri sendiri atau berlagak menjadi orang lain untuk menghindari ia mengenal Anda seutuhnya… akan jauh lebih baik jika Anda tinggal di rumah saja.

Sayangnya, dunia internet dan tekhnologi saat ini semakin memudahkan orang untuk hidup di balik kepura-puraan dan membuat orang lain berpikir Anda sebagai seseorang dengan gambaran yang jauh dari aslinya. Tentu saja Anda tahu tentang modus orang menikah yang mengaku masih single, bahkan memasang foto-foto palsu dan mencoba menarik perhatian orang lain. Semuanya tampak bodoh bukan? Teknologi sama yang digunakan untuk membuat orang saling terhubung dapat digunakan untuk mengungkapkan diri Anda yang sebenarnya, jadi apa gunanya?

Kencan pertama dapat diibaratkan dengan wawancara kerja. Sama halnya Anda tidak membiarkan bos yang mewawancarai Anda tahu bahwa Anda adalah seorang perokok, hal ini cukup normal dan mungkin bijaksana untuk menyembunyikan beberapa hal dari orang yang Anda ajak kencan. Bagi mereka yang bertele-tele, dan merasa nyaman dengan seseorang pada kencan pertama dan kedua, mungkin akan membuat Anda merasa berhasil. Namun, menutupi kekuarangan Anda di sana-sini justru akan membuat Anda terlihat buruk pada akhirnya. Intinya adalah mencari tahu bagaimana meninggalkan kesan yang baik tanpa membawa kepalsuan di dalamnya. Mudah-mudahan Anda bukan seorang psikopat yang sedang menyamar – jadi apa yang salah dengan menjadi diri sendiri?

Ahli relationship menyarankan bagi mereka yang berkencan untuk setidaknya bersikap jujur dan tidak takut mengungkapkan beberapa informasi pribadi. Membicarakan minat dan menjadi diri sendiri saat kencan sepanjang Anda tidak berkompromi pada nilai-nilai dan opini Anda sangatlah penting untuk menjaga harga diri Anda. Menjadi diri sendiri juga baik untuk menghemat waktu dan memangkas hubungan yang tak perlu, lebih cepat lebih baik. Apakah ini berarti Anda harus cepat-cepat masuk ke dalam perdebatan politik maupun agama? Belum tentu. Namun jika Anda melihat bahwa orang yang Anda kencani memiliki pandangannya sendiri yang ia pegang teguh dan tidak sejalan dengan sistem nilai Anda, ada kemungkinan hubungan ini tidak akan berhasil untuk jangka panjang.

Jika Anda menjadi diri sendiri saat berkencan, hal ini berarti Anda akan memperlihatkan beberapa perilaku yang tidak diinginkan atau dipertanyakan oleh pasangan kencan Anda – dan mungkin Anda ingin menyimpannya untuk sementara waktu. Hanya karena Anda suka memakai celana yang lama tak dicuci atau jarang mandi, atau makan berlebihan saat makan malam, tak berati Anda harus melakukan hal itu saat Anda sedang berkencan. Memperlihatkan kurangnya tata krama seperti itu justru menunjukkan tidak adanya rasa hormat baik bagi diri sendiri maupun bagi orang yang Anda kencani. Di saat yang sama, akan tiba saatnya ketika hubungan akan berlanjut dan mereka melihat sisi lain dari Anda. Lalu, mereka pun akan mengambil keputusan apakah sisi kualitas Anda memiliki nilai lebih atau tidak dari sisi hasrat untuk menjalin hubungan dengan Anda.

Manfaat untuk menjadi diri sendiri saat kencan tentu saja sangat banyak. Pertama, Anda dapat mengakhiri kencan dengan merasa senang akan diri Anda sendiri. Bahkan jika kencan itu pada akhirnya tidak berjalan dengan baik, jauh lebih baik daripada mengorbankan diri Anda demi orang lain. Kedua, memulai suatu hubungan dengan kejujuran adalah suatu hal yang baik. Jika Anda memulainya dengan kepalsuan, orang yang Anda ajak kencan akan selalu bertanya-tanya apalagi yang Anda sembunyikan. Tentu saja bukan ini yang Anda inginkan untuk suatu hubungan jangka panjang. Keuntungan lainnya, saat Anda menjadi diri sendiri dan berperilaku secara alami dan jujur, Anda juga akan merasa lebih nyaman. Anda akan menunjukkan pribadi terbaik Anda daripada membuang banyak energi untuk menjadi seseorang yang bukan Anda. Dan jika Anda menemukan bahwa Anda berdua tidak cocok, atau pasangan kencan Anda tidak ingin lagi keluar dengan Anda – paling tidak Anda tahu inilah Anda yang sebenarnya dan bukan Anda yang sedang berpura-pura. Dengan banyaknya orang di dunia ini, merupakan hal yang normal saat Anda merasa tidak nyaman untuk berhubungan dengan seseorang atau mereka yang tidak merasa nyaman dengan Anda.

Intinya seperti ini, saat Anda berkencan dengan seseorang, Anda ingin agar mereka mengenal Anda yang sesungguhnya. Jika Anda bersembunyi di balik topeng, mencoba untuk menjadi seseorang yang bukan Anda atau mencoba membuat orang lain terkesan dengan mencoba menjadi orang lain yang sesuai dengan impian teman kencan Anda – Anda sebenarnya sedang menipu diri sendiri dan juga teman kencan Anda. Anda sedang membuang-buang waktu dan energi, dan beresiko menghancurkan kepercayaan diri dan harga diri Anda selama menjalin hubungan itu. Satu sisi mungkin Anda gugup, tapi berpura-pura menjadi orang lain jelas jauh berbeda. Menjadi diri sendiri saat kencan bukan tentang mencoba membuat orang lain terkesan kepada Anda tapi tentang mencoba untuk merasakan dan mencari tahu apakah ia adalah orang yang tepat bagi Anda untuk menjalani hidup bersama. Sama halnya dengan wawancara kerja, Anda menunjukkan diri Anda yang terbaik untuk menunjukkan Anda memiliki kualitas yang patut diperhitungkan. Anda benar-benar harus dapat menjadi diri sendiri dalam berkencan dan masih tetap sopan, menarik, dan diinginkan. Jika tidak, Anda mungkin perlu meluangkan waktu dengan konselor atau sekolah etika sebelum melanjutkan kencan.

Jika Anda posting profil Anda sendiri dalam sebuah forum kencan online – bahkan jika awalnya hanya untuk bersenang-senang, berusahalah untuk menjadi sejujur mungkin. Anda tidak pernah tahu siapa yang akan Anda temui atau kemana hubungan ini akan berakhir!

Diambil dari: http://www.jawaban.com

Source : professorshouse.com