Si Anton sedang membaca emailnya, dan ada artikel menarik tentang cara berkenalan dengan (baca: merayu) cewek. Salah satunya adalah dengan memulai perbincangan seperti berikut:

Cowok: Maaf, Mbak. Punya obeng, tidak?
Cewek: Ha? Tidak!
Cowok: Kalau nomor HP punya, kan?
Akhirnya, Anton ingin mencoba “rayuan maut” tersebut. Dalam satu taman…
Anton: Maaf, Mbak. Punya obeng tidak?
Cewek: Punya …. Mau yang plus atau minus?
Anton: Eh?!? Yang minus saja, Mbak. Kalau palu punya tidak?
Cewek: Punya juga, … nih ….
Anton: Kalau kunci inggris, ada tidak? (Dengan penuh pengharapan agar si cewek menjawab “tidak”)
Cewek: Ooo … itu juga ada … dari ukuran 10 sampai 20. Mas mau yang mana?
Anton: Langsung aja deh, Mbak. Punya nomor HP, tidak?
Cewek: Ooo … ini …. (Sambil menyodorkan kartu nama dan brosur Ace Hardware). Kalau Mas butuh perkakas, hubungi saya saja. Saya kebetulan di bagian penjualan Ace Hardware, pusat perkakas yang terlengkap. Ace Hardware gitu lho!
Anton: Nasiiib…. (Sambil pergi dengan tertunduk lesu.)

Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! (Roma 12:16)

Sumber: The Master of Ngakak, 61-62

Diambil dari:
http://humor.sabda.org/keyword/valentine